Bak Tikungan Maut Sitinjau Lauik, Bagas/Fikri Kandaskan Wakil Taipei Lewat Adu Dramatis 3 Gim, Raih Tiket Semifinal Thailand Masters 2024

Friday, 2 February 2024
Bak Tikungan Maut Sitinjau Lauik, Bagas/Fikri Kandaskan Wakil Taipei Lewat Adu Dramatis 3 Gim, Raih Tiket Semifinal Thailand Masters 2024
Bak Tikungan Maut Sitinjau Lauik, Bagas/Fikri Kandaskan Wakil Taipei Lewat Adu Dramatis 3 Gim, Raih Tiket Semifinal Thailand Masters 2024

paradapos.com - Pasangan pebulutangkis Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana sukses menjaga marwah ganda putra Indonesia di ajang BWF World Tour Super 300, Thailand Masters 2024.

Berlaga di Court 3 Nimibutr Stadium Bangkok, Jumat, 02 Februari 2024 siang, ganda putra Indonesia yang dikenal dengan julukan Bakri ini, mengalahkan wakil Taipei.

Laga perempat final ini dimenangkan Bakri melalui permainan dramatis rubber game, atas pasangan Lee Jhe Huei / Yang Po Hsuan dengan skor akhir 15-21, 21-9, 21-18.

Baca Juga: Bedakan Teks Fiksi dan Nonfiksi pada Artikel, Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 6 Halaman 206 Kurikulum Merdeka

Meski Bagas/Fikri menjadi unggulan ke-2 pada turnamen ini, tidak mudah bagi mereka untuk mengalahkan pasangan unggulan ke-7 tersebut.

Dari segi peringkat dunia BWF pun, Bagas/Fikri di peringkat ke-9 sedangkan pasangan Lee/Yang di posisi ke-15.

Atas kemenangan di Bangkok ini, head to head menjadi 4-2 untuk keunggulan Bagas/Fikri atas pasangan Lee/Yang.

Baca Juga: Bangga! Inilah 7 Mega Proyek Jokowi yang Berhasil Membuat Indonesia Menjadi Sorotan Dunia

Dua pertemuan terakhir sebelumnya, di perempat Final Denmark Open 2023 lalu, Bakri menang melalui 3 gim dengan skor 22-20, 19-21, 21-15.

Lalu babak 16 besar Swiss Open 2023 lalu, Bagas/Fikri juga menang lewat 3 gim dengan skor akhir 21-8, 15-21, 21-16.

Jalannya Laga

Pada awal gim pertama, kedua pasangan sama-sama menyerang dan bergantian meraih poin.

Baca Juga: Film Thailand ‘Pee Mak’ Di-remake Versi Indonesia Jadi ‘Kang Mak’, Bakal Mulai Proses Syuting Awal Februari Ini

Bakri sempat tertinggal jauh 3-9 akibat kesalahan sendiri, tersangkut di net, dorongan memanjang dan pengembalian bola yang tanggung.

Artikel ini telah lebih dulu tayang di: harianhaluan.com

Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini