PARADAPOS.COM - Keponakan Ketua Umum Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan, Pandu Sjahrir dikabarkan akan jadi bos Badan Pengelola Investasi atau BPI Danantara.
Hal tersebut menuai sorotan. Salah Satunya dari Pengamat Kebijakan Publik, Gigin Praginanto.
Jika itu terjadi, Gigin mengungkapkan Pemilihan Presiden (Pilpres) benar sekadar basa-basi.
“Bila benar keponakannya menjadi bos Danantara, berarti Pilpres 2024 benar-benar basa-basi,” kata Gigin dikutip dari unggahannya di X, Kamis (20/2/2025).
Gigin mengatakan, tidak ada perubahan struktur kekuasaan di pemerintahan hari ini. Jika Pandu Sjahrir benar-benar terpilih.
“Struktur kekuasaan tak berubah,” ujarnya.
Ia pun mengilustrasikan struktur kekuasaan dimaksud.
“Penguasa tertinggi Luhut Panjaitan dibantu Jokowi sebagai asisten dan Prabowo sebagai asistennya asisten sementara,” terangnya.
👇👇
Bila benar keponakannya menjadi bos Danantara, berarti Pilpres 2024 benar-benar basa-basi. Struktur kekuasaan tak berubah. Penguasa tertinggi Luhut Panjaitan dibantu Jokowi sebagai asisten dan Prabowo sebagai asistennya asisten sementara.
— gigin praginanto (@giginpraginanto) February 20, 2025
Sementara itu, Pandu enggan membenarkan informasi yang beredar, hanya saja Ketua Umum Asosiasi Fintech Indonesia atau AFTECH ini meminta untuk menunggu kabar langsung dari istana.
"Nanti, tunggu tanggal mainnya, tunggu dari istana dulu," kata Pandu kepada wartawan di Gedung Bank Indonesia (BI), kemarin.
Untuk diketahui, Pandu Sjahrir ikut dalam rapat koordinasi terkait pembiayaan program 3 juta rumah bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait (Ara), Menteri BUMN Erick Thohir, Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo, dan Ketua Komisi XI DPR RI Misbakhun, di Gedung Bank Indonesia, pada Selasa (11/2) sekitar pukul 20.00 WIB.
Dia pun mengakui bahwa tak ada bahasan Danantara di dalam forum itu. Pandu memastikan pertemuan itu hanya membahas mengenai program 3 juta rumah.
"Belum, tadi belum ini kok (bahas Danantara), kita hanya ngomong soal perumahan," tutupnya.
Sumber: Fajar
Artikel Terkait
Luhut Minta Masyarakat Kritik Pemerintah dengan Santun, Fedi Nuril: Ucapan Otak Kampungan Keluar dari Mulut Anda
Mobil Esemka Belum Diproduksi Massal, Sukiyat Beri Pembelaan: Bukan Urusan Jokowi atau Pemerintah!
Immanuel Ebenezer Usai Bertemu Habib Rizieq: Narasi Radikal Terbantahkan, Beliau Patriotik
Eks Relawan Jokowi Puji Habib Rizieq: Kalau Ada 3 Model Begini, Republik Bisa Revolusi