ABCHNNEL.ID- Video viral oknum satpol PP Garut yang diduga dekrasai dukungan terhadap Gibran menjadi sorotan publik.
Video itupun viral di media sosial Instagram dan lainnya, Banyak politisi juga mengunggah ulang rekaman oknum Satpol PP tersebut.
Sementara itu, Mengertahui adanya video viral satpol PP Garut yang diduga mendukung Gibran, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI akan menelusuri.
Baca Juga: Berikut ini Lowongan Kerja Terbaru di Jakarta, Buruan Lamar, Cek Segera Kualifikasinya di Sini
Bawasli akan menelusuri video viral yang memperlihatkan anggota Satpol PP Garut mendukung cawapres nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka.
"Ya, kami melakukan penelusuran terhadap hal ini," ujar Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja kepada wartawan, Rabu (3/1/2024).
Ditambahkan anggota Bawaslu RI, Puadi bahwa pihaknya telah memerintahkan Bawaslu Jawa Barat dan Bawaslu Kabupaten Garut untuk menelusuri kebenaran video itu.
"Kita memerintahkan ke Bawaslu Jabar, Bawaslu Garut untuk melakukan penelusuran, penelusuran itu kan waktunya 5 hari, dalam penelusuran itu untuk memastikan adanya dugaan pelanggaran atau tidak, dugaan pelanggaran pemilunya," tutur Puadi.
Lebih lanjut, Menurut Puadi tidak menutup kemungkinan adanya dugaan pelanggaran lain.
Meski begitu, dia memastikan jika terdapat dugaan pelanggaran netralitas, maka Bawaslu akan menyerahkan hal itu kepada pihak yang lebih berwenang.
"Apakah ada misalkan kaitan hal-hal dugaan pelanggaran pidananya nggak, dugaan pelanggaran pemilunya nggak, kalau nanti tidak ada, kita lihat lagi ada nggak kaitannya dengan netralitas atau perundang-undangan lainnya, itu pun bukan kewenangan Bawaslu," terang Puadi.
"Kalau pun ada perundang-undangan lainnya patut diduga, jadi nanti apa kaitannya, kita belum tau masih proses penelusuran," imbuhnya.
Bagi anda yang ingin melihat video Satpol PP, Cek di Sini.***
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: abchannel.id
Artikel Terkait
Dewan Pakar Tak Kaget Airlangga Mundur dari Ketum Golkar: Harusnya dari Dulu!
Kader Golkar Masih Terkejut Airlangga Mundur, Meutya Hafid: Tak Ada Voting dalam Penentuan Plt Ketum
Ridwan Hisjam: Kalau Takut Dipenjara Jangan Jadi Ketua Umum Golkar
Airlangga Korban Syahwat Kekuasaan Jokowi