CAKRAWALA Sport - Setelah berakhirnya era persaingan Messi dan Ronaldo, rivalitas itu kini milik Erling Haaland dan Kylian Mbappe. Namun siapa sangka, sederet rekor yang diraih kedua pemain tersebut, ternyata tak bisa menandingi pencapaian seorang Julian Alvarez.
Meski namanya tidak setenar Mbappe maupun Haaland, Alvarez telah memenangkan banyak gelar di usianya yang masih 23 tahun.
Pesepakbola asal Argentina itu mengaku bahwa dirinya tak menyangka bisa memenangkan hampir semua trofi di usianya sekarang.
Dikutip dari unggahan YouTube @kickandrush45, Alvarez mengatakan, dirinya terus menargetkan trofi untuk timnya ke depan. Kini dia sudah meraih 14 trofi dalam karirnya di lapangan hijau.
Trofi itu termasuk juara treble winner, piala super Eropa dan piala dunia antarklub bersama Manchester City.
Baca Juga: Argentina Juara, Pengamat Bola Blitar: Lionel Messi Manusia Aliens, Dia Satu-satunya di Alam Semesta
Baca Juga: Manchester City Mengukir Sejarah, Pep Guardiola Orang Paling Bahagia
Alvarez juga mengkoleksi piala Copa America, Finalisima dan piala dunia bersama timnas Argentina serta piala Libertadores bersama River Plate di usianya masih bocah.
Julian Alvarez adalah satu-satunya pesepakbola yang saat ini memakai dua lencana 'Juara Dunia' untuk klub dan negaranya.
Dalam waktu yang singkat, menjadi juara bersama klub dan timnas Argentina, menurut Alvarez adalah suatu kebanggaan.
"Itu adalah sesuatu yang saya impikan sejak saya masih kecil. Dan ketika saya mencapainya, tentu memberikan banyak kepuasan," ujar penyerang yang sesekali beroperasi sebagai pemain sayap ini.
Raihan trofi bersama Manchester City membuat Alvarez bisa hijrah untuk mencari tantangan baru. Namun dia sama sekali belum menginginkannya.
"Sebenarnya saya sangat bahagia bersama Manchester City. Saya telah berada di klub ini selama lebih dari satu tahun," kata Alvarez.
Ya, di usia 23 tahun, Julian Alvarez yang bergabung dengan Manchester City pada musim panas tahun lalu itu nyaris memenangi segalanya. Baik di level klub maupun tim nasional, pemain kelahiran Calchin itu bergelimang trofi. Ia bisa dibilang telah khatam sepakbola. (ek)
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: cakrawala.co
Artikel Terkait
Dituding Bukan Wanita, Petinju Aljazair Imane Khelif Menangis: 'Allah Bersama Saya, Allahu Akbar'
Kontroversi Olimpiade Paris: Izinkan Atlet Transgender Ikut Tinju Wanita, Lawan Auto Babak-belur!
Raih Medali Perak, Gaya Santai Atlet Penembak Turki Jadi Sensasi di Olimpiade Paris 2024
Belal Muhammad, Petarung Palestina Pertama yang Raih Gelar Juara UFC