Viral, Tubuh Warga Palestina Berterbangan saat Dibom Israel

- Sabtu, 05 April 2025 | 23:05 WIB
Viral, Tubuh Warga Palestina Berterbangan saat Dibom Israel


Viral di media sosial diduga mayat warga Gaza, Palestina berterbangan saat dibombardir Israel. Kejadian memilukan di saat umat Muslim dunia masih merayakan Idul Fitri 1446 H itu menuai kecaman masyarakat dunia.

Salah satu akun yang membagikan yakni, Greg J Stoker. Aktivis anti-imperialis itu mengecam serangan Israel. "Saya tidak menceritakan kisah perang, tetapi yang memulai radikalisasi saya menjadi veteran antiperang adalah menyaksikan analis di TOC (pusat operasi taktis) bertaruh seberapa jauh mayat akan terbang selama serangan pesawat tak berawak," ujarnya dikutip dari media sosialnya, Sabtu (5/4/2025).

Bukan hanya Greg, akun @numanmazlan, juga membagikan potongan video aksi pengeboman Israel di jalur Gaza. Bahkan, ia menyebut yang menjadi korban adalah anak-anak Gaza.

"Anak-anak Gaza tercampak ke langit sebelum dijatuhkan ke bumi. Inilah kesan bom Israel dan kebisuan dunia. Inilah harga kematian kemanusiaan dunia kita. Inilah harga ketakutkan yang dialami dunia. Inilah harga membiarkan rezim pengganas Zionis dan kroni kroninya terus berkuasa," tulisnya.

Senada dilontarkan pemilik akun @arwidodo, ia membagikan video yang menggambarkan keganasan Israel dalam membombardi Gaza. Di mana, anak-anak menjadi korban.

"Tubuh anak-anak Palestina terpental hingga 100 meter ke udara akibat pemboman pasukan teroris Zionis Israel," katanya.

"Jiwa-jiwa tak berdosa, yang terlempar terburai tinggi ke langit Gaza karena bom penjajah. Tanpa jeda tanpa peringatan mereka tak sempat lari, tak sempat berpamitan.

Namun, sejauh ini belum ada keterangan otoritas terkait mengenai kabar tubuh warga Palestina bertebangan saat dibombardir Israel.

Kendati belakangan Israel memang diketahui terus menggempur Gaza guna memaksa warga untuk mengungsi. Kondisi itu pun membuat ratusan ribu warga Palestina di Gaza mengungsi mencari perlindungan saat pasukan Israel menuju reruntuhan Kota Rafah. 

Ini menjadi salah satu pengungsian massal terbesar selama genosida Israel. Sementara hampir 100 warga Palestina tewas dalam beberapa waktu terakhir. 

Melansir Reuters, Sabtu 5 April 2025, Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan sedikitnya 97 orang tewas dalam serangan Israel dalam 24 jam terakhir. Itu termasuk sedikitnya 20 orang tewas dalam serangan udara sekitar fajar di Shejaia, pinggiran Kota Gaza di utara. 

Kementerian Kesehatan Gaza menyatakan, pada Kamis, serangan udara Israel menewaskan sedikitnya 27 warga Palestina, termasuk wanita dan anak-anak, di dalam gedung sekolah yang berfungsi sebagai tempat penampungan. 


Sumber: okezone
Foto: Viral, tubuh warga Palestina berterbangan saat dibom Israel (Foto: Instagram Greg J Stoker/Okezone)

Komentar