Terkait kasus BBM oplosan yang sedang menjadi sorotan publik, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia memiliki pendapat berbeda. Dirinya tegas menyebut jika hal tersebut memang tidak terjadi.
Ketika ditanya mengenai kasus BBM oplosan yang meresahkan warga, Bahlil Lahadalia mengaku tidak percaya. Dirinya menyebut bahwa kualitas BBM di dalam negeri sudah sesuai dengan standar yang ditetapkan.
"Kualitas kita kan sudah sesuai standar, itu kan ada RON 90, RON 92, RON 95 sampai 98. Yang bagus-bagus itu gak mungkin dicampur, karena itu ada speknya kok. Gak perlu khawatir" ujarnya.
Bahlil Lahadalia juga menyebut bahwa tidak ada BBM RON 90 yang dioplos menjadi 92 di dalam negeri. Ia lalu menyarankan masyarakat untuk membeli BBM Pertamax Turbo RON 98 dan Pertamax Green RON 95 yang saat ini masih beredar di pasaran.
Pernyataan Bahlil Lahadalia yang tidak percaya akan adanya BBM oplosan ini justru membuat publik geram. Pasalnya, Kejagung telah menetapkan tersangka dan mengungkap bukti terkait kasus panas ini.
Bahlil Lahadalia bantah ada BBM oplosan. (x/NenkMonica)
"Ya ampun, tersangkanya sudah ada berarti alat buktinya sudah jelas ada, maah sudah konferensi pers pejabat Kejagung-nya masih saja ngeles. Punya tiket surga kelas apa ya ini orang gak ada takut-takutnya ngedzolimin rakyat?" tulis akun @NenkMonica.
Cuitan mengenai Bahlil Lahadalia yang bantah ada BBM oplosan ini kemudian mendapat berbagai komentar dari netizen usai viral di X. Beberapa pengguna media sosial tersebut mengaku kesal dengan pernyataan Menteri ESDM ini.
"Yang konferensi pers dia mulu dah di semua masalah. Mana asbun lagi" balas netizen.
"Masyarakat gak sebodoh itu ya pak" komentar akun lainnya.
"Hidup di negara lucu emang pusing" ungkap netizen.
"Kayanya setiap kata yang diucapin Bahlil ini bikin Bumi makin maju ke Matahari" tulis akun lainnya membalas.
Menjadi viral di X, cuitan mengenai Bahlil Lahadalia yang membantah adanya BBM oplosan ini lalu telah mendapat lebih dari 2.000 retweets dan balasan dari netizen di media sosial tersebut.
Sumber: suara
Foto: Bahlil Lahadalia di komplek Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (4/2/2025). (Suara.com/Novian A)
Artikel Terkait
Ungkap Berdirinya Ormas Gerakan Rakyat, Anies Akui Idenya Terbentuk Sebelum Pilpres 2024
Eks Penasihat KPK: Gibran Bisa Dikenai Tindak Pidana Korupsi Terkait Gratifikasi
Doa di Depan Kakbah, Viral Jemaah Umrah Sumpahi Tukang Oplos BBM Riva Siahaan: Cabut Semuanya Ya Allah, Mati Lu!
Jenderal Tyasno dan Jenderal Prabowo Sepakat Kembali ke UUD 1945