GAZA, paradapos.com - Dampak perang yang terjadi di jalur Gaza semakin meluas.
UN Experts mengatakan bahwa setiap orang di Gaza mengalami kelaparan.
Hal tersebut disampaikan melalui press release dalam situs Kantor Komisaris Tinggi HAM PBB (OHCHR).
Para pakar mengungkapkan 80 persen dari penduduk dunia yang menghadapi bencana kelaparan adalah masyarakat di Gaza.
"Saat ini setiap orang di Gaza kelaparan, seperempat penduduknya kelaparan dan berjuang untuk mendapatkan makanan dan air," ujar para ahli.
Mereka menambahkan, bencana kelaparan yang lebih besar akan segera terjadi.
Baca Juga: Relawan Ganjar Optimistis Menang di Grobogan, Semua Solid Satukan Dukungannya
Kondisi ibu hamil serta seluruh balita mengkhawatirkan.
Ibu hamil tidak menerima asupan nutrisi yang layak dan para balita berisiko tinggi kekurangan gizi dan terancam stunting.
Sejak tanggal 9 Oktober 2023, Israel melakukan blokade di Gaza.
Akibatnya jutaan warga Palestina kekurangan air, makanan, bahan bakar, obat-obatan, dan pasokan medis.
Para pakar sangat khawatir dengan kondisi di Gaza utara dengan akses yang sangat terbatas terhadap sumber daya.
Sedangkan di Gaza selatan, tempat pengungsian penduduk tidak memiliki fasilitas dasar yang memadai.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: suaramerdeka.com
Artikel Terkait
Pertamina Naikkan Harga Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex per 11 Mei 2026
Ekonom Senior Sebut Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen sebagai ‘Pertumbuhan yang Memiskinkan’
Buruh dan Masyarakat Sipil Siap Gelar Aksi di Pematangsiantar Tuntut Perlindungan Whistleblower Pajak
Brigpol Arya Supena Tewas Ditembak Saat Gagalkan Pencurian Motor di Bandar Lampung