Polisi Ungkap Aksi Pelaku Pembunuhan Remaja di Tanah Datar, Korban Dihabisi dan Dirudapaksa

- Kamis, 27 Februari 2025 | 01:05 WIB
Polisi Ungkap Aksi Pelaku Pembunuhan Remaja di Tanah Datar, Korban Dihabisi dan Dirudapaksa



PARADAPOS.COM  - Kasat Reskrim Polres Tanah Datar, Sumatera Barat, AKP Surya Wahyudi menceritakan kronologi pembunuhan remaja berinisial CNS (15).

Diketahui, CNS ditemukan tewas terbungkus karung dan dibuang di pinggir jalan.

AKP Surya Wahyudi menuturkan, pelaku yang bernama N merudapaksa korban setelah membunuhnya.

Aksi keji tersebut dilakukan pelaku di sebuah sekolah di Tanah Datar, Sumbar.


"Pelaku N menghabisi nyawa korban di sekolah itu, lalu melakukan pemerkosaan setelah korban meninggal dunia," ujar Surya, Rabu (26/2/2025).

Mengutip TribunPadang.com, setelah membunuh korbannya, N kemudian menghubungi pelaku lain berinisial B.

N menghubungi B untuk meminta bantuan membawakan karung.

"Kemudian mereka berdua memasukan korban ke dalam karung dan menaikkannya ke motor pelaku N," ujarnya.

Setelah itu, kedua pelaku berpisah dan N membuang korban ke tempat pertama kali jasadnya ditemukan.


AKP Surya Wahyudi menuturkan, ada bekas cekikan di leher korban.

Ia menambahkan, pelaku mengaku melancarkan aksinya seorang diri.


"Berdasarkan pengakuan awalnya bahwa pelaku N ini melakukan pemerkosaan setelah membunuh korban, ia mengatakan bahwa melakukan tindakan itu sendiri saja, pelaku B tidak ikut,"


"Namun kita nantinya akan mencoba melakukan tes DNA untuk memastikan apakah sperma yang ada ini milik satu orang saja atau keduanya," sambungnya.

Diketahui, N ini diringkus di wilayah Kota Langsa, Provinsi Aceh.


Sementara pelaku lainnya diringkus di Tanah Datar.

Ibu korban, Liza Delka mengaku tak kenal dengan pelaku.

"Saya tidak mengenal mereka, sebanyak ini teman-teman anak saya tapi saya tidak ada mengenal satupun dari mereka,"

"Melihatnya lewat di sekitar sini juga tidak pernah, mungkin karena bukan orang sekitar makanya saya tidak pernah lihat," ujarnya, Rabu (26/2/2025).

Mengutip TribunPadang.com, ia juga bersyukur pihak polisi telah berhasil menangkap terduga pelaku pembunuhan putri kesayangannya.

"Dengan tertangkapnya para pelaku tentunya saya cukup lega. Tapi seperti masih ada yang mengganjal di hati saya, kenapa mereka tega menghabisi nyawa anak saya yang masih sekecil itu," ungkapnya.

Ia pun berharap, para pelaku bisa dihukum seberat-beratnya.

"Kalau bisa mereka itu dihukum seberat-beratnya, kalau bisa nyawa dibalas nyawa." 

"Saya mengucapkan terimakasih banyak kepada seluruh polisi yang telah membantu dan semua orang yang telah membantu menangkap pelaku, semoga ini bisa menjadi amal ibadah bagi semuanya," katanya

Sumber: Tribunnews 

Komentar