paradapos.com - Sorn dari grup CLC ini diketahui terjebak rumor penganiyaan oleh salah seorang CEO.
Rumor tersebut berkembang sejak seorang influencer bernama Sabrina di TikTok menjelaskan ada seorang CEO yang melakukan kekerasan terhadap dirinya dan selebriti lain.
Netizen berspekulasi, Sorn CLC menjadi salah satu korbannya.
Baca Juga: Tak Kuasa Tahan Tangis, Sosiolog UNAIR Meminta Mahfud Tarik Ucapan Hina Ibu-ibu
Sabrina ungkap bahwa kejadian tersebut membuat dirinya harus menandatangani kontrak yang tidak adil.
Hal karena adanya intimidasi fisik dan verbal.
Bahkan, Sabrina mengungkapkan bahwa CEO dari label tersebut mengambi setengah penghasilan dan rekan satu agensi dirinya.
Baca Juga: Support Produk Lokal, Gibran dan Selvi Jadi Kasir Dadakan di Event Pameran Aerostreet Solo Paragon
Diduga salah satunya adalah Sorn, yang memutuskan akan keluar label namun diancam pinalti sebesar 50.000 US Dolar.
Sabrina bahkan menyebut rekan label lainnya memiliki hubungan pribadi dengan CEO yang diketahui sudah berumah tangga.
Baca Juga: ATEEZ Sukses Gelar Konser 'Towards The Light' dengan Set Panggung Luar Biasa di Seoul
CEO dituduh semakin membuat mereka menandatangani kontrak yang semakin tidak adil dengan membayar sebesar 250 juta US Dolar jika ingin meninggalkan agensi.
CEO tersebut dituding mulai berlaku kasar dengan membanting barang dan memisahkan rekan labelnya agar keduanya tidak saling berdiskusi.
Sabrina Azhar sendiri dikenal sebagai TikToker yang pernah membintangi sebuah drama Korea.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: alonesia.com