paradapos.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah pada perdagangan Kamis (21 Desember 2023).
Indeks utama Bursa Efek Indonesia (BEI) itu turun 11 poin (0,14) persen ke level 7.209, demikian laporan riset Indo Premier Sekuritas.
IHSG berbalik menurun hari Kamis setelah menguat selama dua hari, bersamaan dengan nilai transaksi saham pada saat penutupan.
Nilai transaksi saham pada penutupan di BEI Jakarta Kamis ini seluruhnya adalah sebesar Rp10,70 triliun.
Jika dibandingkan dengan perdagangan Rabu (20 Desember 2023) sebesar Rp14,30 triliun, maka nilai transaksi Kamis ini menurun.
Sedangkan volume perdagangan pada saat yang bersamaan adalah sebanyak 189,69 juta lot saham.
Baca Juga: Miliki Cadangan Lahan Senilai Rp190 Triliun, Saham Pantai Indah Kapuk Dua Berpotensi Menguat
Volume perdagangan saham sebanyak 189,69 juta lot itupun turun dibandingkan 210,49 juta lot saham hari Rabu kemarin.
Bursa efek atau pasar saham di kawasan Asia melemah selama perdagangan sesi sore hari Kamis.
Penurunan bursa Asia itu terjadi setelah Wall Street atau bursa saham Amerika berhenti menguat.
Baca Juga: Provinnsi Jawa Barat Raih Predikat Terbaik Pengelolaan Keuangan Daerah
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: hallo.id
Artikel Terkait
Kredit Perumahan Mandek, Menteri Keuangan Khawatirkan Daya Beli Masyarakat
Bursa Asia Anjlok: Penyebab, Dampak ke Indonesia, dan Prediksi ke Depan
Analisis IHSG Hari Ini: Proyeksi 8.150-8.350 Dipicu Data Ekonomi Q3 2025 & Rebalancing MSCI
Semangat Cokroaminoto & Program Koperasi Desa Merah Putih: Strategi Menkop Ferry Bangun Ekonomi Umat